Hal hal yang perlu diperhatikan dalam memilih kontraktor

Hal-Hal yang Perlu Dihindari dalam Memilih Jasa Kontraktor

Selain ada hal yang perlu diperhatikan, ada beberapa poin yang perlu dihindari dalam memilih jasa kontraktor. Tentu saja cara ini bertujuan menghindarkan rasa menyesal Anda di kemudian hari.

Mewujudkan dan memiliki sebuah konsep bangunan ideal kadang tak semudah yang pernah dipikirkan. Bahkan jika Anda memiliki biaya yang cukup untuk kebutuhan ini, karena dibutuhkan kejelian dalam membangun Kerjasama dengan pihak yang tepat.

Nah, untuk menghindari hal yang tak diinginkan, berikut hal-hal yang perlu Anda cermati dalam menghindari pihak kontraktor yang bekerja kurang profesional. 

1. Tanpa Identitas Jelas

Meski tak semua jasa kontraktor memiliki identitas jelas itu buruk, namun untuk menghindari hal yang tak diinginkan ada baiknya hal ini dihindari. Karena bisa jadi kemungkinan mencari perusahaan penyedia kontraktor seperti ini sangat sulit dibanding jasa serupa yang lebih profesional.

Cara mudah yang bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan mesin pencarian di Internet. Penyedia pekerjaan kontraktor profesional biasanya memiliki nama yang telah terdaftar dengan jelas. Kantor dan kontak yang dapat dihubungi secara tetap, sehingga dapat mempertanggungjawabkan setiap produk yang ditawarkan.

2. Harga yang Tidak Wajar

Sebaiknya Anda melakukan survei bahan material yang Anda butuhkan untuk membangun rumah atau bangunan yang diperlukan. Sedikit rumit, tapi cara ini ampuh.

Selain itu, lakukan pendekatan dengan beberapa jasa kontraktor agar memiliki hasil yang objektif dalam mengetahui proses budgeting. Perlu dicatat tak semua harga yang murah itu baik, dan juga sebaliknya. Namun, dengan pengetahuan singkat melakukan Survei, Anda akan mengetahui mana perusahaan yang tepat.

Pada dasarnya jasa kontraktor dengan proses budgeting ekonomis tidak selalu buruk. Pengalaman dan profesionalitas tak jarang membuat mereka memiliki material bahan bangunan harga supplier terbaik, sehingga dapat menekan sedikit biaya operasional.

3. Perusahaan Kontraktor Tanpa Kompetensi

Jasa kontraktor profesional biasanya memiliki portofolio yang jelas, display produk yang mudah di akses, sehingga tak jarang mereka menyediakan website untuk memenuhi fasilitas ini. Sebaliknya, mereka yang kurang berkompeten sering mengesampingkan fungsi tersebut, dan hanya bisa berkonsultasi dengan bertemu atau via telepon.

Portofolio dan pengalaman dua hal yang biasa ada pada jasa kontraktor profesional yang berpengalaman. Keduanya sering muncul seiring perjalanan waktu, sekaligus menjelaskan visi perusahaan tersebut dalam bekerja.  Tanpa keduanya, sangat sulit rasanya bagaimana finishing bangunan seperti rumah atau kantor yang akan dibangun. Terutama setelah kita selesai mempercayakan pekerjaan tersebut pada sebuah perusahaan penyedia pekerjaan kontraktor.

4. Tidak Konsekuen Sesuai Perjanjian

Dalam surat kerjasama, biasanya disepakati antara hak dan kewajiban dua pihak yang bersepakat, yakni penyedia jasa kontraktor dan konsumen. Yang menerangkan masing-masing kewajiban konsumen dalam hal pembiayaan dan hak berupa bangunan sesuai dengan keinginan.

Dari pihak penyedia kegiatan kontraktor, kewajiban yang harus dilakukan adalah mewujudkan bangunan sesuai dengan kesepakatan dengan konsumen. Sementara, hak mereka adalah mendapat upah sesuai dengan kesepakatan.

Sederhananya, kedua pihak mendapat porsi hak dan kewajiban sesuai porsi masing-masing. Dan kesepakatan tersebut termasuk jenis material yang digunakan, desain bangunan, dan lama pengerjaan dengan proses pengerjaan yang melibatkan jumlah pekerja dan peralatan yang dibutuhkan.

Meski demikian, hal tersebut tak sering tak semulus yang diharapkan, terutama jika Anda bekerjasama dengan jasa kontraktor kurang berpengalaman dan profesional. Sehingga hak konsumen akan terabaikan, terutama pada proses akhir pembangunan.

5. Mengesampingkan Keselamatan Kerja

Mengesampingkan keselamatan kerja adalah hal yang buruk pada jasa kontraktor. Karena disadari atau tidak, hal ini bisa berimbas pada risiko munculnya permasalahan yang lebih besar. Seperti lama pengerjaan, budgeting yang membengkak, dan proyek yang terancam berhenti.

Dalam menjalankan aktivitas kontraktor, faktor keselamatan kerja menjadi hal penting yang wajib Ada dalam setiap pekerjaan. Mengingat pekerjaan ini kerap berkaitan dengan penggunaan alat berat dan manusia yang berisiko terjadi kecelakaan kerja.

Penggunaan alat pengaman, seperti helm adalah contoh kecil yang wajib ada dalam setiap pekerjaan kontraktor, disamping faktor keselamatan yang lain. Profesionalitas jasa kontraktor biasanya dapat dilihat dan dinilai dengan mudah dengan cara ini.

6. Manfaatkan Fasilitas Sosial Media

Saat ini, mengetahui pihak yang bekerja secara profesional dapat dilakukan, meski tanpa kontak sama sekali. Hal tersebut bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan fasilitas daring, seperti sosial media dan internet marketing yang bekembang pesat hingga saat ini.

Meski demikian, sebelum menjatuhkan pilihan, berkonsultasi secara offline atau via telepon akan mempermudah pilihan yang tepat dalam memutuskan rekanan pekerjaan kontraktor ideal. Dengan hasil maksimal dan waktu sesuai dengan harapan tentu saja.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *