Jenis Ikatan Batu Bata

Jenis Ikatan Dinding Batu Bata pada Konstruksi Bangunan

Dalam dunia konstruksi, teknik penataan batu bata secara selang-seling harus dilakukan dengan penuh perhitungan. Dalam praktiknya, Anda dapat menemukan adanya beberapa jenis ikatan dinding batu bata bangunan, meliputi:

1. Stretcher bond atau ikatan 1/2 batu bata

Teknik ini paling sering digunakan di Indonesia. Penataan batu bata dilaksanakan dengan zig-zag, dengan menempatkan batu bata dalam posisi memanjang (strek) dan berada di bagian tengah dari batu bata di bawahnya.

2. English bond

Ada pula jenis ikatan inggris atau english bond. Teknik ini dilakukan dengan mengombinasikan penggunaan lapisan kop dan strek secara bergantian. Lapisan header dibuat dengan menggunakan batu bata utuh. Sementara itu, stretcher memakai ukuran 1/2 batu bata.

3. Flemish bond

Anda bisa pula bangun rumah menggunakan jenis ikatan batu bata bernama flemish bond. Teknik ini dilakukan dengan menempatkan kop dan strek secara bergantian, kerap digunakan untuk dinding berukuran tebal.

4. Header bond

Selanjutnya, terdapat pilihan tipe ikatan yang disebut header bond. Bangun rumah dengan tipe ikatan batu bata ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan stretcher bond. Hanya saja, alih-alih menggunakan strek, ukuran batu bata yang dipakai adalah kop atau 1/2 batu bata.

5. Monk bond

Terakhir, Anda bisa pula mempertimbangkan penggunaan ikatan yang dikenal sebagai monk bond. Teknik penataan batu bata yang satu ini merupakan variasi dari flemish bond. Cara penataannya dilakukan dengan menempatkan 2 batu bata strek yang saling berdampingan dan kemudian diapit oleh kop.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *